Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap

Redaksi - Sabtu, 29 Agustus 2026 22:41 WIB
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Lima pelaku pemerasan dan pengancaman yang berhasil diamankan polisi.(Foto: ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU – Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria yang dijebak melalui aplikasi Michat.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang pelaku masing-masing berinisial FS (20), DS (26), CT (42), PS (22) serta JM (19). Sementara empat lainnya yang diduga turut terlibat masih dalam pengejaran polisi dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kapolsek Sukajadi, Kompol Romi Irwansyah, S.H., M.H., melalui Kanit Reskrim AKP Leo Putra Dirgantara, S.H., M.H., mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban berinisial MR (34) datang ke sebuah hotel di Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, Jumat (14/8/2026) lalu.

Baca Juga:

"Korban datang ke hotel dan kemudian menggunakan aplikasi MiChat untuk memesan PSK. Sekitar pukul 23.00 WIB, perempuan tersebut datang ke kamar korban," kata AKP Leo, Sabtu (29/08/2026).

Setelah tawar-menawar, tiba-tiba dua orang laki-laki yang tidak dikenal masuk ke kamar korban. Kedua pria tersebut kemudian diduga melakukan pemerasan dan mengancam korban.

Baca Juga:

Tidak lama berselang, sejumlah rekan pelaku turut datang ke kamar. Para pelaku kemudian mengambil barang milik korban berupa dua unit telepon seluler dan satu buah power bank.

"Barang milik korban yang diambil berupa satu unit Vivo Y21 warna biru, satu unit Redmi Note 15 warna hitam dan satu buah power bank berkapasitas 60.000 mAh," kata AKP Leo.

Setelah berhasil mengambil barang korban, para pelaku meninggalkan korban seorang diri di dalam kamar hotel.

Korban kemudian membuat laporan ke Polsek Sukajadi. Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tim Opsnal Polsek Sukajadi memperoleh informasi keberadaan dua orang yang diduga terlibat di Hotel Radja, Jalan Hasanuddin, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru.

Dari informasi tersebut tim langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan dua orang laki-laki berinisial FS dan DS, berikut sejumlah barang bukti.

"Dua orang berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan," kata AKP Leo.

Hasil pengembangan, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB, Tim Opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim kembali bergerak ke kawasan Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Lima Puluh. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang lainnya, yakni CT, PS dan JM.

"Dari hasil interogasi awal, para tersangka mengakui keterlibatannya dalam peristiwa tersebut. Selanjutnya kelima tersangka beserta barang bukti diamankan ke Polsek Sukajadi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata AKP Leo.

Polisi juga masih memburu empat orang lainnya yang diduga terlibat. Mereka masing-masing berinisial K, P, S dan G dan telah ditetapkan sebagai DPO.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut, di antaranya satu unit mobil Toyota Calya warna hitam dengan nomor polisi BM 1789 AAK serta tiga unit telepon seluler merek Vivo, Samsung dan Realme.

AKP Leo menegaskan pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap secara keseluruhan peran masing-masing pelaku.

"Kami masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap empat orang lainnya yang telah masuk DPO. Kami akan terus melakukan penyelidikan sampai seluruh pihak yang terlibat dapat diamankan," kata AKP Leo.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dugaan Pemerasan Kontraktor, Kejari Siak Tahan Tiga Tersangka, Uang Rp421 Juta Disita
LY Jadi Tersangka Pemerasan
Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus
Masih Dalam Proses Banding, Jekson Sihombing Dipindah ke Nusakambangan
Mengaku Anggota BNN, Pelaku Pemerasan Bersenpi di Pelalawan Dibekuk
Modus Video Call Sex, Sepasang Kekasih di Pekanbaru Sukses Peras Pengusaha Hingga Rp1,6 Miliar
komentar
beritaTerbaru