Minggu, 18 Januari 2026 WIB

YKI Riau dan Pemprov Taja Seminar Kanker, Masyarakat Diajak Deteksi Dini dan Terapkan Pola Hidup Sehat

Redaksi - Kamis, 13 November 2025 11:38 WIB
YKI Riau dan Pemprov Taja Seminar Kanker, Masyarakat Diajak Deteksi Dini dan Terapkan Pola Hidup Sehat
Seminar kanker bertajuk Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker yang ditaja YKI Riau bersama Pemprov.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Meningkatnya kasus kanker yang baru terdeteksi pada stadium lanjut, menjadi perhatian serius. Lewat seminar bertema "Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker", pemerintah mengajak masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.

Saat menghadiri pembukaan seminar kanker yang ditaja oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Riau di Gedung Wanita Jalan Diponegoro, Kamis (13/11/2025), Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur berharap, lewat kegiatan tersebut akan tumbuh gerakan nyata dari seluruh elemen masyarakat.

"Mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas, marilah kita membiasakan perilaku hidup sehat dan melakukan pemeriksaan dini secara sehat dan berkala," ujar Zulkifli.

Baca Juga:

Tema seminar "Optimalisasi Kebiasaan Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker" dikatakan Asisten I bukan sekadar rangkaian kata. Namun sebagai sebuah seruan moral dan ajakan tindakan.

"Kita semua tahu, hidup sehat adalah kebutuhan. Tapi menjadikannya kebiasaan, itulah tantangan besar kita hari ini," ucapnya.

Baca Juga:

Ia tambahkan, kanker kini bukan hanya persoalan medis saja. Gaya hidup dan kebiasaan masyarakat sehari-hari menjadi sebuah kunci penting.

"Pola makan yang tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, stres yang dibiarkan, dan kebiasaan merokok, semua itu membuka jalan bagi penyakit yang mematikan ini. Yang lebih menyedihkan, banyak kasus kanker di Indonesia baru ditemukan saat sudah stadium lanjut," ujarnya lagi.

Zulkifli Syukur mengajak masyarakat mengubah cara pandangnya terhadap kesehatan. Ia mendorong masyarakat untuk berhenti menunggu penyakit datang baru mengobatinya menjadi mencegah penyakit tersebut itu datang sejak dini.

"Mari kita ubah cara pandang kita, dari mengobati penyakit menjadi menjaga kesehatan, dari menunggu sakit menjadi mencegah sejak dini," ajaknya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
304 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Riau Selama 2025, Musim Hujan Peternak Diminta Lebih Waspada
Indonesia Peringkat Kedua Kasus TBC Dunia, Perkuat Kolaborasi
Pertama di Indonesia, Tim Dokter RSUD AA Tangani Paru-Paru Bocor Tanpa Operasi
Kenali Gejala Anak Terkena Diabetes Tipe 2, Pakar Beri Peringatan Keras!
520 Suspect Campak, Diskes Riau Lakukan Imunisasi Tambahan di Pekanbaru, Kampar Menyusul
Seminar Jurnalistik PWI Siak Bersama Ratusan Kepsek: Gunakan Hak Jawab Jika Keberatan dengan Berita
komentar
beritaTerbaru