Selasa, 21 April 2026 WIB

Dicari! Desa Terbaik Riau untuk Model Pencegahan Korupsi

Redaksi - Jumat, 08 November 2024 15:02 WIB
Dicari! Desa Terbaik Riau untuk Model Pencegahan Korupsi
Tim melakukan kunjungan lapangan salah satu desa di Kampar.(Foto: Ist
PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024) kemarin.

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Baca Juga:

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Baca Juga:

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

PEKANBARU- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berkomitmen dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemprov Riau melalui tim perluasan percontohan desa anti korupsi melakukan observasi lapangan terhadap tiga desa di Kabupaten Kampar, yakni Desa Salo, Desa Lereng, dan Desa Kepau Jaya. Observasi ini dilaksanakan pada Kamis (7/11/2024).

Tujuan utama dari observasi ini adalah untuk menilai kesiapan ketiga desa tersebut dalam menjadi percontohan desa anti korupsi di Provinsi Riau. Tim observasi akan mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan desa, partisipasi masyarakat, dan upaya pencegahan korupsi.

Masyarakat Dinas PMD Dukcapil Riau, Tengku Fardhian Khalil sampaikan, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan tahapan observasi di 7 kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Riau.

Setelah seluruh kabupaten selesai dilakukan observasi, Pemprov Riau akan menetapkan satu desa di setiap kabupaten sebagai perwakilan untuk menjadi desa percontohan anti korupsi.

"Target kami adalah setiap kabupaten memiliki satu desa percontohan yang dapat menjadi role model dalam upaya pencegahan korupsi di tingkat desa," sebut Tengku Fardhian

Dijelaskan dia, saat ini sudah 7 kabupaten yang sudah kita lakukan proses observasi. Jika 10 kabupaten di Riau seluruhnya sudah kita observasi, kita akan menetapkan 1 desa di tiap kabupaten untuk mewakili kabupatennya.

Lebih lanjut ia menuturkan, proses observasi ini meliputi pengecekan kelengkapan dokumen. Dalam proses pengecekan tersebut, pihaknya berpatokan terhadap 5 komponen dan 18 indikator.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Skandal Laptop BGN: Menguak Dugaan Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital
Eksepsi Ditolak, Perkara Abdul Wahid Masuk Tahap Pembuktian
Lagi Ngopi. DPO Kasus Jual Beli  HPT di Bengkalis Ditangkap
Sidang Perdana Dugaan Kasus Pemerasan 6 Kepala UPT di Lingkungan Dinas PUPR PKPP Riau, Abdul Wahid Minta Hakim Objektif
Sidang Perdana, Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Ajukan Pengalihan Tahanan
Walau Dikelilingi Perusahaan Besar, Dusun Kampung Tua di Siak Ini Nyaris Tak Tersentuh, Infrastruktur Memprihatinkan
komentar
beritaTerbaru