Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Forum ini menjadi wadah strategis lintas kementerian/lembaga, akademisi, industri media, serta organisasi pers untuk memperkuat kebijakan komunikasi dan tata kelola media nasional yang berintegritas, profesional, dan berpihak pada kepentingan publik.
Dalam sambutan Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsekal Muda Eko D. Indarto yang disampaikan oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi, Marsekal Pertama Arifien Sjahrir, didampingi oleh Asdep Koordinasi Media Komunikasi dan Informasi Kombes Pol. Alpen, dan Kabid Penanganan Konflik dan Kontijensi Kolonel I Nyoman Sukasana, menegaskan bahwa media memiliki peran vital sebagai pilar demokrasi dan benteng moral bangsa.
Baca Juga:
"Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi penjaga nurani publik dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam konteks pembangunan nasional, media berintegritas adalah kekuatan moral dan intelektual yang menopang stabilitas politik, sosial, dan keamanan nasional," ujarnya.
Marsekal Pertama Arifien Sjahrir juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia media di era digital, mulai dari disinformasi, clickbait journalism, hingga tekanan algoritma dan kepentingan ekonomi-politik yang dapat menggerus integritas pemberitaan. Menurutnya, kondisi ini menuntut penguatan tata kelola media serta penerapan nilai-nilai BEJO'S secara konsisten.
Baca Juga:
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa nilai-nilai BEJO'S (Bertanggung jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri) bukan sekadar jargon, tetapi pedoman strategis untuk membangun ekosistem media nasional yang kredibel dan menyejahterakan.
"Melalui BEJO'S, kita ingin memastikan media tumbuh secara sehat, independen, dan berpihak pada kepentingan bangsa. Media harus menjadi instrumen edukatif dan perekat kebangsaan, bukan alat polarisasi," tambahnya.
Sepanjang forum, para peserta membahas sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan etika dan profesionalisme jurnalis di tengah tekanan algoritma digital, peningkatan kesejahteraan pekerja media, serta pentingnya kebijakan komunikasi nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Menutup kegiatan, Marsekal Pertama Arifien Sjahrir mengajak seluruh pihak untuk menjadikan semangat BEJO'S sebagai gerakan bersama lintas sektor.
"Nilai BEJO'S harus hidup dalam ruang redaksi, ruang kuliah, ruang rapat kebijakan, hingga ruang publik digital. Sinergi kita hari ini adalah langkah penting menuju ekosistem media nasional yang kuat, sehat, dan berintegritas," pungkasnya.
Forum ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, di antaranya Amin Shabana (Komisioner KPI Pusat), Muhammad Jazuli (Anggota Dewan Pers), Yunes Herawati (Perencana Madya, Direktorat IKPD Kementerian PPN/Bappenas), serta Farida Dewi Maharani (Plt. Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital) yang turut hadir secara daring. Kegiatan juga diikuti oleh perwakilan instansi daerah, civitas akademika, media massa, dan organisasi pers se-Jawa Tengah.
Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
Polisi Tangkap Bos Kayu Asal Pekanbaru, Sita Dua Truk Bermuatan 12 Kubik Ilog
Hukrim
Bicara di Forum IMTGT, Kapolda Riau Kerusakan Lingkungan pada Akhirnya Menjadi Ancaman Keamanan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMTGT) Green Cities Mayor Council
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru menjaring seorang warga
Pemerintahan
Menaker Pemerintah Perkuat Pasar Kerja agar Kompetensi Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Industri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Riau meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) mengkaji ulang implement
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satu tahun setelah dilaporkannya dugaan tindak pidana lingkungan hidup kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang
Hukrim
Siswi UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Siak Hulu Kabupaten Kampar, Almira Akni Inayah, berhasil mengharu
Pendidikan
Gerak Cepat, Polsek Bina Widya Ungkap Kasus Curanmor 10 TKP
Hukrim