Perayaan HUT Ke -24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Festival durian perdana yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Sanggar Renjana tersebut menjadi langkah nyata dalam melestarikan tradisi bermusim durian, memperkenalkan potensi durian lokal sebagai warisan daerah, sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan UMKM.
Pembukaan festival berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat. Kawasan Lapangan Tugu dipadati pengunjung yang menikmati beragam varietas durian khas Bengkalis serta produk olahan UMKM.
Baca Juga:

Dalam sambutannya, Bagus Santoso mengatakan Bengkalis Durian Fest menjadi momentum mengangkat kembali tradisi bermusim durian yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Baca Juga:
Menurutnya, durian Bengkalis telah dikenal hingga Pekanbaru, Batam, Jakarta, bahkan Singapura dan Malaysia, sehingga sudah saatnya Bengkalis memiliki festival sendiri sebagai ajang promosi dan kebanggaan daerah.
Lanjut Bagus, durian bukan sekadar komoditas pertanian, tetapi merupakan pusaka yang harus dijaga. Keberadaan pohon-pohon durian berusia puluhan hingga ratusan tahun di sejumlah desa, seperti Bantan Tengah, Bantan Tua, Meskom, Senderak, Perapat Tunggal, dan Selat Baru, menjadi bukti kekayaan alam sekaligus warisan budaya masyarakat Pulau Bengkalis.

Wakil Bupati Bengkalis ini berharap Bengkalis Durian Fest menjadi daya tarik wisata baru yang mampu menarik kunjungan masyarakat dari luar daerah untuk menikmati cita rasa durian khas Bengkalis sekaligus mengenal produk-produk unggulan UMKM.
"Festival ini bukan hanya menghadirkan durian untuk dinikmati bersama, tetapi juga menjadi media promosi daerah. Ketika orang datang ke Bengkalis, membeli produk UMKM, dan mengenal potensi yang kita miliki, maka festival ini akan memberikan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Usai membuka festival, Wakil Bupati Bagus Santoso bersama istri, Siti Aisyah, didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan meninjau stan-stan durian dan produk olahan UMKM serta menyempatkan berdialog dengan para pelaku usaha dan menikmati durian khas Bengkalis bersama para pengunjung.
Festival yang berlangsung selama tiga hari itu dimeriahkan dengan bazar UMKM, pameran produk olahan durian, hiburan seni budaya, serta berbagai kegiatan masyarakat.
Pada malam penutupan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis juga akan memberikan penghargaan kepada keluarga dan komunitas yang selama ini konsisten menjaga kebun durian pusaka sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian warisan budaya lokal.(inf/her)
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan