Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Rumah Polisi Meledak, 2 Dikabarkan Tewas

Redaksi - Senin, 13 Januari 2025 15:52 WIB
Rumah Polisi Meledak, 2 Dikabarkan Tewas
Ledakan di rumah Aipda Maryudi, anggota Polsek Dlanggu Kabupaten Mojokerto yang turut merusak bangunan lain di sekitarnya. Dua korban dilaporkan meninggal dunia.(Foto: Merdeka.com)
kabarmelayu.comMOJOKERTO - Ledakan besar mengguncang Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Mojokerto, Senin pagi (13/1/2025). Insiden ini terjadi di rumah milik Aipda Maryudi, anggota Polsek Dlanggu Kabupaten Mojokerto.

Ledakan mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan dan empat rumah sekitarnya. Dua orang tewas dalam kejadian ini, yaitu seorang ibu berusia 32 tahun dan anaknya yang baru berusia 3 tahun.

Ledakan tersebut membuat warga sekitar panik. Dentuman keras terdengar hingga radius 3 kilometer, menurut keterangan beberapa saksi. Petugas dari Polres Mojokerto segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab ledakan.

Baca Juga:

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengonfirmasi bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan, termasuk melibatkan tim forensik dari Polda Jawa Timur. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih menjadi teka-teki.

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut warga setempat, dentuman keras terdengar dua kali dari arah rumah Aipda Maryudi. Ledakan pertama terdengar sangat keras, disusul ledakan kedua yang menghancurkan bagian atap rumah hingga luluh lantak.

Baca Juga:

Saksi mata, Akhmad Suwanto, menggambarkan situasi mencekam saat itu. Warga yang panik segera mendatangi rumah tersebut, tetapi mendapati kondisi sudah berantakan.

"Ledakan saja enggak sampai kebakaran. Dua kali ledakan, yang pertama paling keras," katanya, dikutip dari Merdeka.com, Senin (13/1/2025).

Rumah korban yang bersebelahan dengan rumah Aipda Maryudi juga hancur. Di dalamnya, ditemukan Luluk Sudarwati (32) dan putranya, Kaffa (3) dalam keadaan tidak bernyawa. Mereka segera dievakuasi ke RS Sidowaras, Bangsal, Mojokerto.

Hingga saat ini, penyebab ledakan belum bisa dipastikan. Kapolres Mojokerto menyebut ada kemungkinan bahwa ledakan berasal dari tumpukan barang elektronik yang disimpan di rumah.

Aipda Maryudi diketahui memiliki hobi mengumpulkan peralatan elektronik, termasuk perangkat audio. Beberapa laporan juga menyebutkan adanya tabung elpiji 3 kilogram di lokasi ledakan. Namun, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah tabung elpiji tersebut menjadi pemicu insiden.

AKBP Ihram Kustarto menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman di lokasi. Tim forensik dari Polda Jatim sudah diturunkan untuk menyelidiki penyebab ledakan ini.

Kepolisian akan mengumumkan hasil investigasi lengkap, termasuk memastikan penyebab ledakan dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Bantuan juga diharapkan segera diberikan kepada keluarga korban dan warga terdampak.

Suwanto, salah seorang saksi menjelaskan bahwa empat rumah di lokasi mengalami kerusakan parah, terutama rumah Aipda Maryudi yang hampir rata dengan tanah. Kerugian material diperkirakan cukup besar, sejumlah warga mengungsi sementara untuk menghindari bahaya lebih lanjut.

Ledakan ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar. Beberapa di antaranya menyebut suara dentuman terdengar seperti ledakan bom.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Dukung Asta Cita Presiden, Personel Polsek KSKP Inhil Turun Tangan Pupuk Tanaman Jagung
Dua Personel Polres Dumai Dipecat
Polisi Tangkap 3 Tersangka Pembunuhan Sopir Ekspedisi di Pekanbaru
Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
Hadir di Tengah Petani, Kapolsek Bengkalis: Personil Polri Juga Beri Pendampingan Teknis
komentar
beritaTerbaru