Talam Durian Satu Kilometer dan 8000 ASN Mengaji di Pekanbaru akan Pecahkan Rekor Muri
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Ledakan mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan dan empat rumah sekitarnya. Dua orang tewas dalam kejadian ini, yaitu seorang ibu berusia 32 tahun dan anaknya yang baru berusia 3 tahun.
Ledakan tersebut membuat warga sekitar panik. Dentuman keras terdengar hingga radius 3 kilometer, menurut keterangan beberapa saksi. Petugas dari Polres Mojokerto segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari tahu penyebab ledakan.
Baca Juga:
Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, mengonfirmasi bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan, termasuk melibatkan tim forensik dari Polda Jawa Timur. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih menjadi teka-teki.
Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut warga setempat, dentuman keras terdengar dua kali dari arah rumah Aipda Maryudi. Ledakan pertama terdengar sangat keras, disusul ledakan kedua yang menghancurkan bagian atap rumah hingga luluh lantak.
Baca Juga:
Saksi mata, Akhmad Suwanto, menggambarkan situasi mencekam saat itu. Warga yang panik segera mendatangi rumah tersebut, tetapi mendapati kondisi sudah berantakan.
"Ledakan saja enggak sampai kebakaran. Dua kali ledakan, yang pertama paling keras," katanya, dikutip dari Merdeka.com, Senin (13/1/2025).
Rumah korban yang bersebelahan dengan rumah Aipda Maryudi juga hancur. Di dalamnya, ditemukan Luluk Sudarwati (32) dan putranya, Kaffa (3) dalam keadaan tidak bernyawa. Mereka segera dievakuasi ke RS Sidowaras, Bangsal, Mojokerto.
Hingga saat ini, penyebab ledakan belum bisa dipastikan. Kapolres Mojokerto menyebut ada kemungkinan bahwa ledakan berasal dari tumpukan barang elektronik yang disimpan di rumah.
Aipda Maryudi diketahui memiliki hobi mengumpulkan peralatan elektronik, termasuk perangkat audio. Beberapa laporan juga menyebutkan adanya tabung elpiji 3 kilogram di lokasi ledakan. Namun, investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah tabung elpiji tersebut menjadi pemicu insiden.
AKBP Ihram Kustarto menyatakan pihaknya masih melakukan pendalaman di lokasi. Tim forensik dari Polda Jatim sudah diturunkan untuk menyelidiki penyebab ledakan ini.
Kepolisian akan mengumumkan hasil investigasi lengkap, termasuk memastikan penyebab ledakan dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Bantuan juga diharapkan segera diberikan kepada keluarga korban dan warga terdampak.
Suwanto, salah seorang saksi menjelaskan bahwa empat rumah di lokasi mengalami kerusakan parah, terutama rumah Aipda Maryudi yang hampir rata dengan tanah. Kerugian material diperkirakan cukup besar, sejumlah warga mengungsi sementara untuk menghindari bahaya lebih lanjut.
Ledakan ini meninggalkan trauma mendalam bagi warga sekitar. Beberapa di antaranya menyebut suara dentuman terdengar seperti ledakan bom.
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Ekbis
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah melaksanakan ujian akhir kelulusan beberapa waktu lalu, sebanyak 140 murid Kelas VI UPT SDN 006 Terpadu Kub
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Setelah sukses melaksanakan ujian akhir murid Kelas VI Tahun Pelajaran 20252026 beberapa waktu lalu, saat ini UPT
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kabupaten Kampar kembali ditindak. Kali ini, Polres Kampar me
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir (Inhil), H. Tantawi Jauhari, memimpin kegiatan Gerakan Jumat
Pemerintahan