Pemprov Bakal Tanam 1.000 Pohon di Stadion Utama Pada Hari Jadi Riau ke-69
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
Aksi besar-besaran yang melibatkan gabungan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) . Di hadapan ribuan massa aksi, Gubernur Riau Abdul Wahid memberikan komitmen tegas untuk memperjuangkan nasib warga yang terdampak relokasi. Ia memastikan bahwa suara masyarakat akan disampaikan langsung kepada pembuat kebijakan di tingkat pusat.
"Insyaallah kita akan sampaikan kepada Bapak yang membuat kebijakan yakni Presiden Republik Indonesia, diwakilkan Menteri Pertahanan (Menhan) terhadap penerbitan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)," kata Abdul Wahid dari mimbar orator.
Baca Juga:
Gubernur juga menyampaikan empati mendalamnya terhadap kekhawatiran masyarakat. "Kami tahu, bapak dan ibu semua adalah warga kami yang harus kami selamatkan. Aspirasi kalian akan menjadi perhatian khusus bagi kami dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi," ujarnya, yang disambut riuh teriakan dukungan dari massa aksi.
Abdul Wahid memahami betul kekhawatiran utama masyarakat, terutama terkait keberlangsungan pendidikan anak-anak mereka. Ia menyoroti pentingnya menjaga ketenteraman warga, termasuk bagi mereka yang sedang bersekolah, kuliah, hingga yang menuntut ilmu di pondok pesantren.
Baca Juga:
"Itu semua bagian penting yang tak bisa dipisahkan. Ketentraman warga harus tetap terjaga," tegasnya.
Ia menjelaskan, bahwa aspirasi ini akan disampaikan secara langsung kepada pemerintah pusat. "Aspirasi ini akan kami sampaikan langsung kepada pemerintah pusat bersama Bupati Pelalawan, Bupati Indragiri Hulu, dan Kapolda Riau," imbuh Gubernur, menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah dan kepolisian.
Di lokasi yang sama, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turut memberikan apresiasi tinggi atas aksi damai yang ditunjukkan oleh warga. Ia secara terang-terangan mengaku salut atas kedisiplinan dan ketertiban massa dalam menyampaikan aspirasi mereka.
"Saya berterima kasih atas partisipasi bapak ibu semua yang datang jauh-jauh dari Pelalawan ke Pekanbaru, mungkin dengan waktu istirahat yang kurang. Aspirasi ini akan dikawal langsung oleh Gubernur Riau," ujar Kapolda.
Kapolda juga berpesan agar perjuangan yang dilakukan tetap dalam koridor hukum dan tidak disertai tindakan yang dapat merusak lingkungan.
"Penyampaian aspirasi ini harus seimbang dan tertib agar bisa didengar semua pihak. Jangan sampai perjuangan kita tercoreng dengan aksi-aksi perusakan alam," pesan Kapolda.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan memperkuat ketahanan iklim, Pemprov
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Kasus dugaan korupsi penyelewengan dana program digitalisasi desa yang melibatkan oknum kepala desa dan pihak ven
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya membangun ekosistem industri film nasional yang inklusif dan berdaya saing terus didorong melalui kolab
Parlemen
Kecelakaan Maut di Tol Permai, 5 Orang Tewas dan 5 Lainnya Lukaluka
Peristiwa
kabarmelayu.com,MEDAN Suara kekecewaan dan ketidakpercayaan masyarakat asal Kepulauan Nias bergema di depan Markas Kepolisian Daerah Sum
Peristiwa
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru ke242 tahun ini, Pemko Pekanbaru akan menghadirkan dua legia
Peristiwa
Bupati Siak Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Indragiri Hilir kembali menjadi perhatian publik. Guna M
Sosial
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah tegas terhadap kabel fiber optik milik provider yang semrawut dan
Pemerintahan