Perayaan HUT Ke -24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Melalui program pojok ekonomi kreatif atau pojok ekraf, Pemerintah Kota Pekanbaru berupaya membuka ruang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal agar dapat menjangkau wisatawan, tamu hotel, hingga pelaku perjalanan bisnis yang datang ke ibu kota Provinsi Riau.
Hingga saat ini, sedikitnya 15 hotel di Pekanbaru telah menyediakan area khusus untuk menampilkan dan memasarkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.
Baca Juga:
Beberapa hotel yang telah menghadirkan pojok ekraf antara lain Hotel Grand Jatra, Hotel Novotel Pekanbaru, KHAS Pekanbaru Hotel, Batiqa Hotel Pekanbaru, Swiss-Belinn SKA Pekanbaru, Grand Central Hotel Pekanbaru, Grand Elite Hotel Pekanbaru, serta Bono Hotel Pekanbaru.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, mengatakan keberadaan pojok ekraf di hotel merupakan salah satu upaya memperkenalkan produk khas Pekanbaru kepada pasar yang lebih luas.
Baca Juga:
Menurutnya, hotel memiliki posisi strategis karena menjadi tempat persinggahan wisatawan maupun tamu dari berbagai daerah. Kehadiran pojok ekraf diharapkan dapat menjadi etalase yang mempertemukan produk lokal dengan calon pembeli potensial.
"Saat ini yang sudah ada pojok ekraf ada 15 hotel. Selebihnya belum ada. Dan kita minta semua hotel ke depannya menyediakan pojok ekraf," ujar Akmal, Selasa (2/6/2026).
Meski jumlah hotel yang telah bergabung terus bertambah, Disbudpar mencatat masih terdapat puluhan hotel lain yang belum menyediakan ruang promosi bagi produk ekonomi kreatif lokal.
Karena itu, pemerintah kota berharap semakin banyak pelaku industri perhotelan yang ikut mendukung pengembangan ekonomi kreatif dengan menyediakan area khusus bagi produk-produk UMKM.
Tidak hanya sektor perhotelan, Disbudpar juga mendorong restoran, pusat perbelanjaan, dan ruang-ruang publik lainnya untuk menghadirkan pojok ekraf sebagai bagian dari upaya memperluas akses pemasaran produk lokal.
Dengan semakin banyaknya ruang promosi yang tersedia, pelaku UMKM diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari karya-karya kreatif yang dihasilkan di Pekanbaru.
Perayaan HUT Ke 24 Kelenteng Huat Cu Kong Perawang Meriah
Sosial
Polisi Geledah Rumah Oknum Pencuri Kotak Amal, Puluhan Barang Bukti Disita
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Polisi menemukan puluhan kotak amal yang telah dirusak di sebuah rumah di Jalan Thamrin, Kecamatan Sail, Pekanba
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Kelompok Tani 80 Sumber Berkah hari ini, Sabtu (5/9/2026) kembali memasuki dan menguasai secara fisik areal kebun
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuo
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Suasana berbeda mewarnai aktivitas insan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR Syariah (BPRS) seRiau. Tak ha
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Riau menggelar pelatihan public speaking bertema Berani Tampil & Men
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHUL Polres Rokan Hulu (Rohul) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian, melaksana
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Luas lahan terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 18.770 Hektare. Badan Penangulangan Bencana Daerah dan Pemad
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Angka hotspot (titik panas) di Provinsi Riau terus mengalami kenaikan signifikan dalam empat hari terakhir. Dari
Lingkungan