Rabu, 10 Juni 2026 WIB

Butuh Rp77 M, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Masih Diproses

Redaksi - Jumat, 15 November 2024 20:38 WIB
Butuh Rp77 M, Pembebasan Lahan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Masih Diproses
Persimpangan Jalan HR Soebrantas - Garuda Sakti.(Foto: Ist)
PEKANBARU- Pembangunanflyover Simpang Jalan HR Soebrantas - Garuda Sakti, Kota Pekanbaru, terus mengalami perkembangan. Namun, hingga saat ini proses pembebasan lahan untuk proyek tersebut masih berlangsung.

Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan, melalui Kabid Bina Marga Teza Dasra menjelaskan, bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp77 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun 2024 untuk pembebasan lahan.

"Pembebasan lahanflyoverGaruda Sakti masih berproses. Kami targetkan selesai paling lambat Desember 2024, karena penetapan lokasi (penlok) sudah ada," ujar Teza.

Baca Juga:

Lebih lanjut, Teza menjelaskan bahwa awalnya anggaran yang disiapkan hanya Rp20 miliar. Namun, setelah dilakukan penilaian oleh tim appraisal, ternyata dibutuhkan anggaran yang lebih besar untuk pembebasan 93 persil lahan yang terdampak proyek ini.

"Hasil penilaian tim appraisal menunjukkan bahwa dibutuhkan anggaran Rp77 miliar untuk pembebasan lahan," jelasnya.

Baca Juga:

Pemprov Riau telah menerima Surat Keputusan (SK) Penetapan Lokasi (Penlok) dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Lokasi pembangunanflyoverini berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Binawidya dan Kecamatan Tuah Madani.

Penetapan letak dan luas tanah lokasi rencana pembangunanflyoveritu sendiri berada di dua kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru, yakni Kecamatan Binawidya seluas 4.201,83 m2 dan Kecamatan Tuah Madani seluas 5.547,34 m2.

Dengan selesainya proses pembebasan lahan, pembangunan fisikflyoverditargetkan akan dimulai pada tahun 2025 dan diperkirakan akan selesai dalam waktu dua tahun.

"Kami berharap dengan adanya flyover ini dapat mengurangi kemacetan di Simpang Jalan HR Soebrantas - Garuda Sakti dan meningkatkan konektivitas di wilayah Pekanbaru," ujar Teza.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Program SNT, Pusat Setujui Pembangunan Unit Sekolah Baru di Kulim
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
SF Hariyanto Ingin Pembangunan Fisik di Sekolah Dilaksanakan OPD Teknis
PT KTU Tunjukkan Komitmen Sosial Lewat Perbaikan Jalan Warga
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Bangko Pusaka-Menggala Sakti Rohil Masuki Tahap Pengecoran dan Pengelasan Besi Baut
Pemerataan Infrastruktur, Semenisasi Jalan Lingkungan Pekanbaru Tahun Ini Ditargetkan Lebih dari 20 Kilometer
komentar
beritaTerbaru